” Wah AI bisa bikin pekerjaan designer grafis tergantikan”, Wah apa – apa sekarang bisa pake AI”, ” Wah kalau gini mah bisa pake AI aja”. Banyak ungkapan dan argument muncul seiring hadirnya fitur baru dan kemampuan AI yang semakin powerfull, tapi apakah itu benar?
Menurut pandangan saya AI memang se powerfull itu jika digunakan oleh orang yang tepat. Bagaimana AI menghasilkan visual baik sekedar gambar maupun video membuat semua orang terkagum kagum. Wajar saja AI belajar dari gudang data hasil designer yang dibagikan di dunia maya. Bagaimana AI mengelola prompt yang diberikan memang luar biasa.
Tapi Balik lagi pada prinsip dasar Teknologi, semua itu ada untuk memudahkan. Dan se powerfull apapun AI tetap butuh prompter yang tepat untuk menghasilkan konten yang powerful.
Prompt yang tepat tentunya dihasilkan dari pengalaman prompter mengolah grafis, bagaimana prompter paham algoritma berpikir. AI tetaplah teknologi buatan manusia, bagaimanapun algoritma dan instruksi tetap dari hasil olah pikir manusia.
Lalu pertanyaan lain muncul “Banyak kok prompt di platform mana saja ” tentu, tapi yang bisa mengolah dengan tepat balik lagi ke taste dan selera serta pengetahuan si pembuat prompt.
Saya mengakui jika AI memudahkan semua urusan terkait design grafis, membutuhkan satu elemen yang kadang menghabiskan waktu di aplikasi editing, dengan AI semua simsalabim bisa selesai dalam hitugan menit.
Membuat sebuah foto yang kita ambil ala kadar menjadi foto yang begitu powerfull bisa terjadi hanya dalam hitungan menit. Sangat membantu? Tentu !
Namun apakah semua orang bisa menggunakannya ? User – user yang awam akan kebutuhan untuk menghasilkan foto atau flyer yang bagus hanya akan menghasilkan foto yang sekedarnya juga di AI.
Taste seorang designer atau content creator lah yang membedakan se powerfull apa AI berperan. Jadi jangan takut akan statement yang mengatakan ” Gausah pake photgrapher, atau designer AI in aja ”
Karena tetap saja pandangan seorang seniman di dunia digital berbeda dengan orang awam, Inilah yang dibutuhkan. Ketika teknologi se canggih AI bertemu dengan olah pikir yang ahli di bidangnya barulah konten konten powerfull itu hadir.
Saya pribadi menggunakan AI untuk kebutuhan kerjaan yang semuanya sekarang serba cepat. Hasil Olah pikir yang tepat untuk kesesuain brand image client kita serahkan pada AI memang menakjubkan. Pekerjaan menghabiskan biasanya waktu berhari – hari hanya dalam beberapa jam jadi.
Tentu tidak semua briefing kita lempar ke AI, karna kadang client menginginkan sesuatu yang lebih spesifik dan otentik. AI bisa menghasilkan gambar ayam goreng, tapi look ayam goreng yang client inginkan secara otentik jika diserahkan ke AI , waduh bisa makan waktu yang lebih lama.
Tips yang saya lakukan untuk mendapat look yang sesuai benar memang harus melakukan photo taking dan kita olah di AI, sistem kerja kombinasi ini memang jadi cara jitu di masa sekarang.
Apakah gengsi menggunakan AI? oh tentu tidak, jika bisa lebih cepat kenapa tidak? Lebih cepat lebih baik, client senang, kerjaan banyak diselesaikan lebih cepat. Yuk terus belajar!!
